WANITA ASAL MICHIGAN USA MELAHIRKAN TIGA ANAK DI 10/10/10, 09/09/09, 08/08/08

Tuesday, 19 October 2010
Tanggal cantik tak hanya menjadi incaran pasangan yang akan melangsungkan pernikahan, tapi juga ibu hamil. Itulah mengapa seorang wanita asal Michigan, Amerika, juga begitu bahagia bisa melahirkan anak ketiganya pada 10 Oktober 2010 atau 10/10/10.

Keberuntungan itu mungkin tak hanya dimiliki wanita itu. Tapi yang spesial, kelahiran bayi perempuan bernama Cearra Nicole Soper itu menggenapi keunikan tanggal lahir dua anaknya yang lain.

Seperti dikutip dari The Sun, anak keduanya lahir pada 09/09/09. Sementara anak sulungnya, Chloe, lahir pada tanggal cantik 08/08/08. "Cearra adalah keajaiban kecil kami," kata sang ibu, Barbara Soper.

Pola unik ini termasuk luar biasa, sebab dua bayi di antaranya lahir prematur. Cearra lahir sebulan lebih awal lantaran ibunya mengalami cedera kaki. Sedangkan Cameron lahir dua minggu sebelum yang dijadwalkan.

"Chloe adalah si angka delapan yang beruntung, Cameron  memiliki angka sembilan untuk keberuntungan, dan Cearra si angka sepuluh yang beruntung."

Namun Barbara dan suaminya Chad, 33 tahun, tak tergoda untuk melengkapi kuartet, apalagi untuk menambah momongan dengan tanggal cantik 11-11-11 pada tahun berikutnya.

"Tiga sudah banyak! Kita tidak punya rencana apa-apa lagi," kata wanita 36 tahun itu.



sumber:VN
»»  READMORE...

10 Wanita Ini Dijuluki Penggoda Suami Orang

Sejak dulu, ada istilah yang menyatakan wanita adalah 'racun dunia'. Anggapan ini dapat ditelusuri mulai dari mitologi Yunani, yang berkisah tentang Helen of Troy, yang kecantikannya membuat semua pria berhasrat memilikinya.

Atau, Cleopatra dalam kisah cintanya dengan Julius Caesar dan Marc Antony. Hingga, Anne Boleyn, yang membuat Raja Henry VIII dari Inggris bercerai dari permaisurinya (pada abad ke-16 perceraian masih tabu). Mereka semua dianggap sebagai wanita perusak rumah tangga

Saat ini, beberapa wanita yang sempat membuat kehebohan dunia juga mendapatkan julukan seperti itu. Berikut Hollyscoop mengungkapkan 10 urutan wanita dengan gelar “wanita perusak rumah tangga.”

10) Maria Belen Shapur: Wanita Argentina ini dikenal sebagai pengganggu rumah tangga, Mark Sanford, Gubernur South Carolina, AS, beberapa tahun ini. Sanford sempat menghilang ke Buenos Aires bersama Shapur. Tapi, gubernur ini menyangkal dan mengatakan dia hanya melakukan hiking di daerah itu. Namun, akhirnya Sanford bercerai. Shapur masih tinggal di Argentina. Kabarnya, pasangan ini masih menjalani hubungan 'diam-diam.'

9) Rielle Hunter: Wanita ini 'naik jabatan' dari salah seorang pekerja kampanye John Edwards, hingga menjadi ibu dari bayi Edwards. Tidak hanya sebagai penghancur rumah tangga Edwards, Hunter juga dianggap sebagai wanita yang membuat Edwards kehilangan kesempatan mencalonkan diri sebagai presiden.

8) LeAnn Rimes: Saat syuting film 'Lifetime Northern Lights' dengan Eddie Cibrian, Rimes digosipkan mengalami cinta lokasi. Keduanya meninggalkan pasangan masing-masing, dan kerap terlihat bermesraan di depan publik tanpa malu-malu.

7) Jamie Grubbs: Wanita ini merupakan salah seorang dari 17 selingkuhan Tiger Woods. Wanita yang juga berprofesi sebagai pramusaji ini mengaku sempat menjalin hubungan dengan Woods selama 31 bulan. Pengakuan Grubbs cukup meyakinkan karena dia punya rekaman pesan suara dari Woods.

6) Ashley Dupre: Sosok Dupre menjadi sorotan internasional setelah Gubernur New York Eliot Spitzer mundur karena terlibat skandal prostitusi dengannya.



5) Katelyn Faber. Wanita yang berprofesi sebagai karyawan hotel ini menuntut pebasket Kobe Bryant karena melakukan penyerangan seksual terhadap dirinya. Ia pun menerima uang dalam jumlah besar. Kabarnya dengan uang itu Faber bisa membeli sebuah hotel, bukan lagi melayani tamu hotel. 

4) Camilla Parker:
 Wanita ini mungkin tidak secantik dan seanggun Putri Diana. Namun, Pangeran Charles meninggalkan istrinya demi cinta lamanya ini. Sempat beredar rumor, pasangan ini melakukan hubungan intim bahkan ketika Charles masih menikah dengan Diana. Kini, pernikahan Camilla dan Charles sudah berusia 5 tahun.

3) Michelle McGee: Wanita ini mengungkapkan perselingkuhannya Jesse James, suami Sandra Bullock pada satu majalah. Ia pun mendapat bayaran sebesar US$ 30 ribu dari majalah tesebut. Namun, saat ini dia bersembunyi dari publik, dan menerima banyak email berisi kecaman dan makian setiap hari akibat perselingkuhan itu.

2) Rachel Uchitel: Uchitel adalah salah satu nama yang pertama muncul saat isu perselingkuhan Tiger Woods pertama merebak. Pelayan di sebuah klub di New York tersebut diduga menjadi bahan perdebatan Woods dengan istrinya yang kemudian berbuntut kecelakaan hampir tiga pekan lalu. Ia dikabarkan diberi uang sebesar US$ 10 juta untuk tetap bungkam mengenai hubungannya dengan Woods.

1) Angelina Jolie: Aktris cantik ini sukses memikat hati Brad Pitt saat syuting 'Mr & Mrs Smith'. Saat itu, Pitt masih menikah dengan Jennifer Aniston. Skandal ini termasuk kasus perselingkuhan terbesar di Hollywood, dan masih menjadi perbincangan hangat hingga sekarang.

sumber:VN
»»  READMORE...

TIGA CALON WALIKOTA SAMARINDA TERLIBAT MONEY POLITIK

Tiga calon wali kota (Cawali) Samarinda diduga terlibat kegiatan money politics (politik uang) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 12 Oktober 2010. Hal itu berdasarkan temuan Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Samarinda.

“Temuan ini sudah kami serahkan ke Gakumdu (Gerakan Hukum Terpadu, Red) dan besok (hari ini, Red) gelar kasus itu dilakukan. Dari temuan di lapangan, ada tiga calon yang terlibat,” ujar anggota Panwas Divisi Penanganan dan Penyelesaian Kasus Syahruddin Idris. Sayangnya, dia tak bersedia menyebut nama tiga cawali terduga.

Dikatakannya, dari tiga laporan, ada dua motif yang ditemukan, yaitu membagi-bagikan uang, dan bagi-bagi beras. “Kami menganggap ini tindak pidana. Tetapi yang menentukan adalah hasil rapat gelar kasus oleh Gakumdu,” jelas Idris.

Gelar kasus di kantor Gakumdu yang dijadwalkan hari ini pukul 09.00 Wita akan dihadiri semua anggota, yakni dari unsur Panwas, pihak kepolisian, penyidik, dan jaksa. Dari hasil gelar kasus ini akan ditentukan selanjutnya proses temuan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Arif Budiman saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (14/10) kemarin membenarkan adanya laporan dari Panwas Pilkada terkait temuan money politics selama proses Pilkada berlangsung.

Ketua Timses Syaharie Jaang-Nusyirwan, Nursobah berharap agar kasus tersebut diusut. “Setiap pelanggaran harus diproses tanpa pandang bulu. Sekaligus jadi pembuktian bahwa Panwas menjalankan tugasnya sesuai prosedur. Sebaliknya apabila kasus tersebut ngambang kepercayaan masyarakat kepada penegak hukum akan semakin memudar,” kata Nursobah.

Komentar senada dilontarkan oleh Dahri Yasin selaku ketua Timses Andi Harun-Damanhuri. “Ini sudah di luar ranah kami selaku tim sukses. Tapi langkah yang dilakukan Panwas sudah benar. Mekanismenya sudah jelas. Tetapi konsistensi Panwas perlu dipertanyakan, akan dibawa kemana temuan tersebut. Selaku timses saya menuntut agar temuan diproses sebagaimana mestinya,” kata Dahri.

Temuan Panwas adanya tiga kandidat yang terindikasi melakukan money politics juga direspons Sutrisno, calon wali kota dari jalur independen. Dia mempersilakan Panwas mengusut tuntas temuan itu agar semua jelas, juga untuk pembelajaran politik.

Pernyataan tak jauh berbeda disampaikan Ipong Muchlissoni. Pemenang kedua sesuai hasil hitungan cepat lembaga survei LSI ini meminta ada proses hukum. “Kalau memang ada temuan panwas terkait dugaan praktikmoney politic oleh pasangan calon wali kota, maka harus diproses sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Baik Nursobah, Dahri Yasin, Sutrisno maupun Ipong menyatakan tak terlibat dalam politik uang sebagaimana dugaan panwas tersebut.

DIJAGA KETAT

Sementara itu, rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan dilangsungkan sesuai jadwal, yakni Sabtu (16/10) di Hotel Mesra International.

“Semua data sudah disetor oleh PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan, Red) jam 10.00 Wita tadi (kemarin, Red),” kata Ketua KPU Syarifuddin Tangalindo.

Usai sidang pleno, agenda KPU selanjutnya adalah menunggu apakah ada gugatan atas hasil Pilkada dari para calon. “Kami akan menunggu sampai empat hari. Jika tidak ada gugatan, tinggal pelantikan saja,” ujar Syarifuddin.

Tetapi jika ada gugatan dari cawali, KPU menunggu proses pengadilan di Mahkamah Konstitusi (MK). “Kurang lebih prosesnya selama 14 hari. Jika MK menolak gugatan tersebut, kita akan fokus ke agenda pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih,” jelasnya. Pelantikan itu akan dilaksanakan 23 November 2010.

Sementara itu, untuk menjaga kenyamanan dan suasana kondusif sidang KPU, pihak kepolisian mengerahkan 2.000 personel. “Hingga saat ini (kemarin, Red) semua tahapan Pilkada berjalan lancar. Tapi pengamanan Pilkada oleh kepolisian tidak berhenti di sini. Kami akan terus melakukan pengamanan hingga tahapan Pilkada usai,” jelas Kabag Ops Polresta Samarinda Kompol Ahmad Yusef Gunawan.

Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan pengamanan maksimal saat sidang pleno KPU. “Kami akan menurunkan 2.000 personel. Penempatan personel tidak hanya di kantor KPU, tetapi di semua titik persimpangan dalam kota,” jelas Yusef.

Walau sampai kemarin tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, tetapi pengamanan penuh oleh pihak kepolisian tetap dilakukan. “Untuk mengantisipasi adanya konsentrasi massa dari luar daerah, petugas juga ditempatkan di pintu-pintu masuk Samarinda,” papar Yusef.

Dia memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada masyarakat atas bantuan dan dukungan sehingga pilkada berjalan aman dan terkendali. “Kami berterima kasih kepada masyarakat karena sudah turut bahu membahu bersama pihak keamanan dalam menjaga kondusivitas selama Pilkada berlangsung. Kami berharap hal ini bisa bertahan hingga akhir tahap Pilkada,” ucapnya

sumber :KP
»»  READMORE...

BUNTUT PILKADA WALIKOTA SAMARINDAPASANGAN ANDI HARUN DAMANHURI GUGAT KPU DI MK

Monday, 18 October 2010

Episode Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Samarinda rupanya masih akan berlanjut meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan pasangan Syaharie Jaang-Nusyirwan Ismail sebagai pemenang satu putaran. Pasalnya, KPU akan digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) pasangan Andi Harun-Damanhuri (Adham).

Ketua Tim Sukses (timses) Andi Harun-Damanhuri, Dahri Yasin mengatakan, bukan hasil Pilkada yang disorot pihaknya, melainkan KPU sebagai penyelenggara Pilkada. “Proses Pilkada kita cacat yuridis (hukum, Red),” katanya.

Menurut Dahri, ada dua kesalahan besar KPU, yakni mengenai penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan dualisme Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada. Seperti diketahui, KPU dua kali menggelar pleno penetapan DPT, yakni 6 Juli dan 25 Agustus 2010. Saat pleno kedua di Hotel Mesra Internasional, Andi Harun mengatakan, pihaknya belum menerima surat pembatalan hasil pleno KPU tentang penetapan DPT awal Juli lalu. “Jadi belum ada kepastian hukum di sana,” ujarnya.

Dia menjelaskan, jika hasil pleno sebelumnya belum dibatalkan, hasil tersebut masih merupakan DPT sah. Andi Harun juga mempertanyakan sikap KPU atas laporan temuan tim suksesnya tentang 20 ribu pemilih yang belum terdaftar. “Sampai sekarang kami belum mendapatkan klarifikasi apapun dari KPU,” katanya saat pleno penetapan DPT  itu.

Dahri menambahkan, satu lagi kesalahan besar KPU adalah melegitimasi dualisme Panwas (versi DPRD dan versi Bawaslu). “Masak dalam satu pemilihan ada dua Panwas. Kami punya bukti dalam berkas resmi KPU yang digunakan di Pilkada, ada tercantum dua Panwas,” ujar Dahri.

Menurutnya, putusan MK saat itu sudah jelas yang menyatakan sah Panwas yang diketuai Asmadi Asnan bentukan Bawaslu melalui Putusan MK No 11/PUU-VIII/2010 telah menyatakan sah terhadap Panwaslu Samarinda yang dibentuk oleh Bawaslu. Tetapi, imbuh Dahri, KPU ngotot mempertahankan Panwas bentukan DPRD.

Dalam perjalanan Pilkada hingga pencoblosan 12 Oktober, kedua Panwas menurut Dahri sama-sama bekerja dan ada di lapangan. Itu menyalahi aturan. Dengan begitu, kata Dahri, KPU sudah melanggar keputusan MK.

“Pilkada ini cacat hukum karena ada dua Panwas di dalamnya. Untuk itu, kami berencana mengajukan gugatan. Saya harap pasangan calon lain juga melakukannya,” tegas Dahri.

Ketika ditanya kapan gugatan itu akan dilayangkan, Dahri  belum bisa menjawab. “Saya masih di Jakarta, nanti akan kami komunikasikan dengan calon (Andi Harun-Damanhuri, Red),” tambahnya.

Intinya, menurut Dahri, karena prosesnya sudah cacat hukum, maka pemimpin yang dihasilkan pun patut dipertanyakan keabsahannya. “Ini yang akan kita gugat ke MK dan diuji apakah dualisme Panwas berakibat Pilkada cacat hukum atau tidak,” ujarnya. Dahri menambahkan, sebagai pakar hukum, dirinya menganggap hal itu cacat hukum.

Apabila dibatalkan, lanjut Dahri, jelas timbul kerugian negara yang cukup besar yang harus ditanggung KPU yang dengan sengaja mengakui dan memberi fasilitas kepada Panwas versi DPRD. “Jelas itu memenuhi syarat delik pidana korupsi. Ini penting dipahami masyarakat demi terciptanya Pilkada yang konstitusional,” tegasnya.

Alasan-alasan itu pula yang menurut Dahri membuat timses Andi Harun (AH) enggan membubuhkan tanda tangan di hasil pleno penetapan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilkada oleh KPU pada Sabtu (16/10) lalu.

ADEM AYEM

Selain timses AH, ada tiga calon wali kota dan timsesnya yang tidak menandatangani berkas acara itu. Yakni timses Sutrisno-Yulianus Henock, timses Riswan Asmaran-Nasir Waladi, dan timses Dani Firnanda-Ridwan Effendi.

Calon wali kota dari jalur independen Sutrisno mengatakan, dirinya tidak menghadiri pleno tersebut karena ada agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan. “Tetapi timses saya datang. Kami tidak sedikit pun ada keinginan tidak menandatangani berita acara. Hanya saja, surat mandat ketinggalan di kantor, jadi timses tidak berani menandatangani berita acara itu,” terangnya.

Dia menambahkan, dirinya dan pendukungnya cukup legowo dan sepenuhnya mendukung pasangan calon terpilih. “Semoga mereka bisa menjalankan mandat masyarakat sebaik mungkin,” ujarnya.

Sutrisno berharap Samarinda lebih baik di bawah kepemimpinan pemimpin baru. “Saya juga berharap semoga perjuangan ini mudah-mudahan bermakna, khususnya bagi masyarakat Samarinda,” katanya.

Ditanya apakah ada rencana mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), ia mengatakan belum ada terlintas dalam benak. “Saya sampaikan terima kasih kepada semua pendukung SBY (Sutrisno Bersama Yulianus, Red), juga kepada seluruh pendukun JaaNur. Semoga ke depannya Samarinda lebih baik lagi,” harap Sutrisno sekali lagi.

Sementara Dani Firnanda mengatakan, tidak ada masalah dengan hasi pleno KPU. “Saat rapat pleno, timses kami datang. Tapi mungkin kelupaan tanda tangan berita acara. Kami legowo menerima kekalahan. Saya secara pribadi mengucapkan selamat kepada pasangan wali kota terpilih,” tuturnya.

Dia menyatakan dukungannya terhadap ketetapan KPU. “Semoga pasangan terpilih amanah dan berpihak kepada masyarakat,” ucap sang dokter.

BELUM MASUK

Sementara, sejauh ini belum ada yang mengajukan gugatan. Pendaftaran gugatan baru dibuka terhitung sejak Senin (18/10) ini hingga Rabu (20/10) pukul 00.00 Wita. Menurut Ketua KPU Samarinda Syarifuddin Tangalindo, pihaknya siap menerima seandainya ada pasangan calon yang menggugat KPU. “Yang pasti, KPU sudah bekerja sesuai aturan berlaku,” katanya. Dia belum bersedia memberi komentar tentang rencana gugatan terkait dualisme Panwas seperti dikatakan Dahri Yasin.

Tangalindo mengatakan, KPU akan menunggu. “Jika tidak ada gugatan yang masuk ke MK hingga Rabu pukul 00.00 Wita, maka KPU segera melayangkan surat ke DPRD Samarinda untuk acara pelantikan wali kota terpilih,” ujarnya.

Ditanya mengenai batasan mengajukan gugatan, ia mengatakan, tidak ada batasan selama berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). “Nantinya MK yang akan menilai apakah layak disidangkan atau tidak. Dan jika disidangkan, keputusan MK akan keluar paling lambat 14 hari,” jelas Syarifuddin.

Ia melanjutkan, nantinya setelah KPU melayangkan surat ke DPRD, maka DPRD akan menyurati Gubernur Kaltim, dan Gubernur akan melayangkan surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Lalu keluarlah Surat Keputusan (SK) penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih yang akan dilantik 23 November mendatang.
 sumber :KP

»»  READMORE...
 
 
 

About Me

My Photo
Ernesto Silangen
samarinda, kalimantan timur, Indonesia
View my complete profile

Followers

 
Copyright © Mahakam News