Showing posts with label Internasional. Show all posts
Showing posts with label Internasional. Show all posts

Lagi,Obama Tunda ke Indonesia

Saturday, 5 June 2010
Barack Obama

Presiden Amerika Serikat Barack Obama keluar dari limusin ketika tiba di markas Angkatan Udara Andrews, Washington, kemarin. Obama menunda kunjungannya ke Indonesia karena krisis tumpahan minyak di Teluk Meksiko.



WASHINGTON(SI) – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama kembali menunda kunjungannya ke Indonesia yang semula direncanakan pertengahan bulan ini.

Sebelumnya,Maret 2010,Obama juga menunda kunjungan ke Indonesia demi memfokuskan perhatian pada reformasi Undang-undang (UU) Kesehatan.“Presiden Obama menyatakan kekecewaannya yang m e n d a l a m bahwa dia harus menunda kunjungannya ke Asia yang telah dijadwalkan bulan ini. Presiden berharap sekali bisa menjadwalkan kembali kunjungan ini,” demikian pernyataan Gedung Putih yang dirilis Kamis malam (3/5) waktu setempat atau kemarin pagi WIB. Berbagai spekulasi langsung muncul di balik alasan penundaan Obama ke Indonesia.Termasuk di antaranya mengenai kemungkinan keterkaitan penundaan itu dengan aksi serangan militer Israel ke Kapal Mavi Marmara di perairan internasional dekat Gaza,Senin lalu (31/5).

Kedatangan Obama dikhawatirkan memicu aksi demonstrasi dalam skala masif mengingat AS hingga kini tetap dianggap sekutu dekat Israel. Namun, dalam pernyataan resminya, Gedung Putih menyatakan penundaan kunjungan Obama ke Indonesia dan Australia akibat bencana kebocoran minyak di Teluk Meksiko. Seperti diberitakan, pencemaran di Teluk Meksiko memburuk setelah perusahaan British Petroleum (BP) gagal membendung kebocoran pekan lalu. Kemarin WIB,Obama telah menelepon langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri (PM) Australia Kevin Rudd demi memberi tahu penundaan tersebut.“Presiden Obama menegaskan komitmennya terhadap sekutu dekat kami Australia dan kemitraan yang lebih erat dengan Indonesia.

Dia merencanakan akan melangsungkan pertemuan bilateral dengan PM Rudd dan Presiden SBY di sela-sela pertemuan G-20 di Kanada,”lanjut Gedung Putih. Pertemuan G-20 ini akan berlangsung di Toronto,Kanada,akhir Juni ini, sebagai kelanjutan dari pertemuan serupa di Washington dan London tahun lalu. Dari dalam negeri,Staf Khusus Presiden Bidang Luar Negeri Dino Patti Djalal membenarkan penundaan untuk kedua kalinya ini disampaikan langsung Obama kepada Presiden SBY melalui telepon kemarin pagi.Presiden SBY menerima telepon dari Obama sekitar pukul 09.00 WIB.

“Dalam percakapan tersebut, Presiden Obama menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden SBY karena terpaksa menunda sementara kunjungannya ke Indonesia dan Australia yang direncanakan pada pertengahan Juni 2010 ini,” ujar Dino dalam keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta,kemarin. Sehari sebelumnya, Presiden SBY sempat mengisyaratkan bahwa Obama akan berkunjung ke Indonesia pada pertengahan Juni.Meski tidak menyampaikan secara resmi, Presiden SBY sempat menyampaikan isyarat tersebut.“Nanti pertemuan kita (antara Presiden dengan wartawan) tanggal 19 Juni setelah kedatangan Obama ya,”ujar Presiden di halaman kompleks Istana Kepresidenan,Kamis (3/5) sore. Dino menjelaskan, kunjungan terpaksa ditunda karena Obama harus memfokuskan perhatiannya pada upaya menanggulangi bencana lingkungan berupa pencemaran minyak di perairan Teluk Meksiko.

“Presiden SBY dapat memahami sepenuhnya perlunya Presiden Obama berada di Amerika Serikat untuk menangani bencana lingkungan yang terburuk dalam sejarah negara tersebut,” paparnya. Terhadap bencana lingkungan itu, Presiden SBY menyampaikan simpati dan keprihatinan yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat AS.Presiden SBY berharap agar bencana tersebut dapat segera dihentikan dan dampak lingkungannya dapat diatasi. Meski telah tertunda dua kali, Presiden SBY dan Presiden Obama sepakat untuk mencari waktu yang tepat tentang kemungkinan kunjungan Obama ke Indonesia. “Kedua pemimpin sepakat untuk mencari tanggal kunjungan Presiden Obama ke Indonesia, bulan November atau sebelumnya,”ungkapnya.

Pakar hubungan internasional Bantarto Bandoro menilai faktor keamanan dalam negeri di Indonesia tetap menjadi pertimbangan utama kunjungan Obama. Menurutnya, jika penundaan pada Maret 2010 lalu berkaitan dengan aksi terorisme,pembatalan kali ini terkait erat dengan aksi serangan pasukan elite Israel ke kapal pengangkut bantuan kemanusiaan yang menuju Gaza. Kedatangan Obama ke Indonesia berpotensi memunculkan aksi demonstrasi dalam skala masif lantaran Negara Paman Sam itu dianggap sekutu dekat Israel. Penundaan ini akan menghindarkan Obama dari target aksi-aksi protes skala besar. “Aksi demonstrasi dengan skala besar tentunya tidak dapat dihindarkan mengingat momennya sangat berdekatan dan tidak menutup kemungkinan ada aksi kekerasan.

Ini yang kemungkinan dihindari oleh Pemerintah AS,”ujarnya. Dengan pertimbangan tersebut, Bantarto menilai langkah penundaan justru akan menyelamatkan hubungan baik yang selama ini terjalin antara dua negara.“Dari sudut pandang Pemerintah Indonesia memang mengecewakan, tapi penundaan ini justru blessing in disguise (berkah) untuk hubungan AS dan Indonesia,”katanya. Namun, Bantarto juga tidak menafikkan faktor bencana lingkungan di perairan Teluk Meksiko. “Itu bisa juga menjadi pertimbangan karena Obama ingin memberi perhatian pada masalah domestik untuk menarik simpati publik,” paparnya. Anggota Komisi I DPR Ahmad Basarah menilai pembatalan kunjungan Obama ke Indonesia membuktikan cara pandang AS terhadap negara-negara berkembang, seperti Indonesia, tidak berubah.

“AS selalu menganggap remeh negara berkembang dan tidak mematuhi prinsip-prinsip saling hormat-menghormati sesama bangsa,”ujarnya. Hal itu juga membuktikan bahwa AS tidak akan mengambil kebijakan politik luar negeri yang menyejukkan bagi bangsa Indonesia terkait serangan Israel terhadap kapal misi kemanusiaan ke Gaza, Senin lalu (31/5). Basarah pun meminta pemerintah untuk mengumumkan kepada rakyat Indonesia secara jujur alasan AS membatalkan kunjungan Obama. Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai pembatalan tersebut merupakan tamparan diplomasi bagi Indonesia.

“Meskipun sudah dijelaskan pembatalan tersebut karena persoalan domestik, saya menilai ada alasan yang substansial yang tidak dijelaskan oleh Pemerintah AS. Mungkin itu masalah keamanan atau serangan Israel,”ujarnya.

sumber :SI
»»  READMORE...

Akun Facebook Bush Undang Pro-Kontra

Friday, 4 June 2010
                                                                 George W Bush 


 Setelah meninggalkan “tahta” sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) akhir 2008 lalu,George W Bush sepertinya banyak memiliki waktu luang untuk mengerjakan hobi serta mencoba hal-hal baru,seperti Facebook.


Tidak ingin ketinggalan dengan penggantinya, Barack Obama, Bush juga memiliki banyak penggemar di Facebook.Dalam hari pertama setelah dipublikasikan, akun Facebook Presiden AS ke-43 itu sudah mengundang lebih dari 63.000 komentar.Dengan cepat,dia juga bisa mengumpulkan lebih dari 62.000 teman. Sekitar 20.000 user bahkan memberi dua jempol dan “like”bagi akun Bush. Akun Facebook Bush sebenarnya sudah terdaftar sejak dua pekan lalu tapi baru dipublikasikan Rabu (2/6). Dalam akun tersebut, baru terdapat posting yang semuanya ditulis oleh orang ketiga,bukan Bush langsung. Posting pertama berbunyi: “Bush masih aktif menjalani kegiatan.

Dia sudah mengunjungi 20 negara bagian, 8 negara, memberi 65 pidato, meluncurkan George W Bush Presidential Center, berpartisipasi dalam 4 konferensi politik melalui The Bush Institute, menyelesaikan draf pertama memoarnya, serta bersama Bill Clinton mendirikan Clinton Bush Haiti Fund,” demikian tertulis pada posting tersebut. Sementara dalam posting kedua tertulis soal buku memoar Laura Bush,Spoken From The Heart. Juru bicara Bush David Sherzer mengatakan bahwa akun tersebut bukan milik Bush.

Menurut dia, Bush tidak berniat menjalin komunikasi lewat jejaring sosial, baik Facebook atau Twitter. Anehnya, sumber terdekat keluarga tersebut membenarkan kalau Bush memang memiliki akun Facebook dan Twitter.

sunber : SI
»»  READMORE...

Solusi Konflik Palestina & Israel Harus Negosiasi

Konlfik Palestina dan Israel tidak dapat diselesaikan dengan jalan kekuatan militer. Kedua negara harus menyelesaikan melalui jalan negosiasi. Setidaknya hal tersebut tersebut diusahakan oleh kalangan politisi di Palestina.

Kondisi ini diceritakan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi dalam lanjutan petikan wawancara dengan wartawan okezone di ruang kerjanya, Kedubes Palestina, Jakarta, Rabu (2/6/2010).

Bagaimana situasi politik di Palestina sendiri dan apa yang akan dilakukan politisi Palestina terhadap insiden Mavi Marmara?


Seperti Anda ketahui Konflik Antara palestina dan Israel tidak dapat diselesaikan dengan kekuatan militer, karena kami tidak bisa menyaingi kekuatan militer Israel. Seperti diketahui Israel sangat ini sangatkuat saat berkaitan dengan militer. Negara itu memiliki lebih dari 200 hulu ledak nuklir bahkan dijual ke Rusia dan China.

Konflik kami dengan Israel tidak lebih dari perebutan wilayah. Alhamdulilah secara historis masih ada lima juta warga Palestina tetap tinggal di tanahnya, 1,5 jiwa di antaranya berada di Gaza sisanya di Tepi Barat. Jadi sulit bagi Israel untuk mengusir kami.

Apa yang dunia minta adalah membagi tanah yang diperebutkan menjadi dua. Satu wilayah untuk Israel dan wilayah lainnya tentunya untuk Palestina, dan kami pun menyetujui usul tersebut. Negara arab dan negara muslim serta dunia internasional bahkan mendukung proposal ini.

Tetapi untuk meraih kesepakatan untuk meraih Kebijakan dua negara ini diperlukan adanya negosiasi mengenai perbatasan, serta masalah-masalah lain yang mengikuti kesepakatan. Seperti pembagian sumber daya, penentuan ibu kota dan tentunya masalah pengungsi yang ingin kembali pulang. 

Bagaimana sikap PBB mengenai usaha perdamaian ini?

PBB bahkan juga mendukung pembagian wilayah ini, tetapi Israel berusaha sekuat tenaga agar semua itu tidak terjadi. Palestina pun telah menetapkan langkah agar proses pembagian wilayah ini dapat terjadi.

Pertama, tetap melakukan langkah politik untuk meloloskan solusi dua negara ini. Kedua, melakukan konsolidasi agar semua rakyat Palestina tetap tinggal di tanahnya sendiri.

Tantangan sebenarnya adalah menjaga soliditas dan bertindak cepat dalam mengatasi maslah di Palestina. Hal ini sudah dilakukan oleh Perdana Menteri Sallam Fayyed. Selain itu, pemerintah Palestina berusaha untuk membangun infrastruktur yang nantinya akan digunakan oleh warga Palestina. Tahun lalu pemerintah telah menjalankan 1.000 proyek yang terdiri dari berbagai macam bidang.

Jadi inilah kondisi politik yang terjadi di Palestina. Kini pemerintah terus melaksanakan proyek seperti halnya membangun sebuah pusat perbelanjaan. Kami terus melakukan perkembangan di segala bidang. Di saat bersamaan secara politis kami terbuka untuk melakukan pembicaraan untuk meraih kemerdekaan melalui negosiasi.

Apa respons Anda tentang dukungan yang diberikan Indonesia kepada Palestina?

Dunia biasa melihat penderitaan Palestina melalui televisi. Beberapa warga Indonesia sepertinya banyak yang tersentuh, beberapa dari mereka mungkin banyak yang pergi ke masjid untuk berdoa atau langsung mendonasi bantuan kepada kami.

Solidaritas warga sipil, khususnya Indonesia terus berkembang. Soladiritas ini bukan hanya mengikuti demonstrasi ataupun mengeluarkan kecaman. Solidaritas tersebut berupa kerelaan mereka mengeluarkan uang sendiri untuk mengikuti misi kemanusian. Jika memang siap untuk pergi berjuang, mereka akan berangkat untuk berjuang.

Solidaritas yang ditunjukan dunia internasional, bukan hanya Indonesia tentunya amat membantu warga Palestina. Mereka berkoordinasi, berkumpul mengumpulkan bantuan dan berangkat dengan konvoi untuk warga Palestina. Kami bangga atas perhatian yang diberikan, kami merasa tidak sendirian dalam perjuangan ini.

Kemenangan Palestina tentunya menjadi kemenangan dunia internasional karena terus menerus memberikan dukungan. Seperti contoh Afrika Selatan (Afsel), dunia mengatakan, tidak untuk rezim apartheid di Afsel. Rezim saat itu dikucilkan karena dunia internasional tidak ingin membuka internasional.

Israel harus memperhatikan pergerakan yang serupa saat ini. Dunia mulai menunjuk ke arah sana, kampanye isolasi Israel bisa saja dimulai kapanpun. Terbukti hingga saat ini ada sekitar 57 negara yang menolak untuk membuka hubungan diplomasi dengan Israel, selama Israel terus menduduki wilayah Palestina. 

Hal ini menunjukan bersatunya dunia internasional yang setuju standar perilaku negara jika ingin diterima di pergaulan internasional, tentunya harus disiplin dan patuh terhadap hukum internasional. Jika Israel tidak mau mengikuti, maka mereka harus membayar atas perilakunya


sumber : Oz
»»  READMORE...

ISRAEL SERGAP MISI BANTUAN KE GAZA

Pasukan komando Israel menyerbu enam kapal pengangkut ratusan aktivis pro-Palestina yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, Senin (31/5). Associated Press melaporkan, aksi brutal Israel itu menewaskan setidaknya 10 aktivis dan melukai puluhan peserta misi Freedom Flotilla untuk mencabut blokade terhadap Gaza itu.
Nasib 12 relawan dan jurnalis Indonesia di salah satu kapal, Mavi Marmara, sejauh ini belum diketahui. Termasuk pasangan suami-istri Dzikrullah Pramudya dan Santi Soekanto, yang sebelum berangkat melakukan penggalangan dana bagi warga Palestina di Balikpapan, dan tampil dalam talkshow di Balikpapan TV (BTV) – baca “Kami Tidak Mundur, Sertakan Kami pada Doa Anda” di halaman ini.
Nasib lima relawan Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C) yang sekapal dengan mereka juga belum diketahui. Chief Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad mengatakan, sebelum kapal relawan diserang Israel, pihaknya menghubungi ketua tim relawan Nur Fitri Moeslim Taher. ’’Terakhir, saya mendapat informasi sebelum mereka bersandar,’’ katanya saat dihubungi tadi malam (31/5).
Menurut Sarbini, informasi tersebut diperolehnya dari Fitri melalui pesan singkat lewat ponsel (SMS). Isinya berupa pemberitahuan bahwa dua jam lagi kapal bersandar di pelabuhan Israel. ’’SMS itu dikirim saat mereka masih di tengah laut,’’ ujarnya. Setelah menerima SMS tersebut, kata Sarbini, pihaknya mendapatkan kabar bahwa kapal mereka diserang tentara Israel.
Hingga tadi malam, seluruh relawan tidak bisa dihubungi, baik melalui ponsel maupun internet. ’’Kami sudah coba mengirim pesan, tapi belum ada jawaban,’’ jelasnya. Salah seorang pendiri Mer-C, Yogi Prabowo, menegaskan selain lima relawan Mer-C ada pula di kapal itu empat relawan dari Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA).
Serta tiga relawan lagi dari media cetak Sahabat Al-Aqsa dan Hidayatullah. “Total relawan dari Indonesia 12 orang,” ungkapnya. Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi itu menambahkan, seluruh relawan dari Indonesia tidak dapat dihubungi. Bahkan, pemerintah Israel dan pemerintah Turki juga belum memberikan informasi yang tepat. “Masih simpang siur, tapi kami selalu komunikasi dengan mereka,” tuturnya.
Menurut Yogi, informasi terakhir yang didapatkan Mer-C adanya 19 korban meninggal dunian 30 luka-luka. “Itu pun kami dapatkan melalui media juga, kami belum bisa cek kebenarannya,” papar Yogi. Tentara Israel sempat menghadapi perlawanan yang tidak diduga sebelum menaiki kapal pengangkut aktivis. Aksi militer itu dilakukan Israel di perairan internasional lepas pantai Gaza.
Rombongan relawan ke Gaza merupakan konvoi enam kapal berbendera Turki. Masing-masing Mavi Marmara dengan 600 penumpang, dua kapal kargo, dan tiga kapal lain. Dua kapal lain juga berbendera Turki. Lalu, dua kapal berbendera Yunani, dan satu berbendera AS. Kapal ketujuh, Rachel Corrie, seberat 1.200 ton dalam perjalanan dari Irlandia untuk bergabung dengan misi kemanusiaan itu.
Lebih dari 700 orang bergabung dalam misi itu. Sebagian besar berasal dari LSM internasional, para aktivis, serta partisipan dari berbagai negara dan agama. Separo di antaranya warga Turki, sisanya berasal dari 50 negara. Ada pula anggota parlemen Eropa, jurnalis, mantan uskup agung Jerusalem, dan pemimpin Islam keturunan Arab Israel.
Seorang wartawan di salah satu kapal yang ditembaki Israel mengungkapkan, tentara Israel mengaku hanya menembak setelah diserang para aktivis dengan tongkat dan pisau. Saat ini pasukan keamanan Israel tengah bersiaga di seluruh negeri. Para aktivis menuju Gaza dalam misi untuk menarik perhatian dunia atas tiga tahun blokade pantai Gaza oleh Israel.
Negeri Yahudi itu melakukan blokade setelah Hamas menjadi penguasa Palestina. Aksi Israel itu membuat aktivis marah. “Ini menjijikkan, mereka merangsek ke kapal dan menyerang warga sipil. Kami adalah warga sipil,” ujar Greta Berlin, juru bicara gerakan Free Gaza yang mengorganisasi aksi kemanusiaan ke Gaza. Berbicara dari Pulau Mediterranian di Cyprus timur, Greta mengaku kehilangan kontak dengan kapal sejak pukul 3.30 dini hari kemarin.
Gerakan Free Gaza merupakan kelompok aktivis internasional pro-Palestina yang menganggap blokade atas Gaza sejak tiga tahun lalu setelah Hamas memenangi Pemilu Palestina, merupakan bentuk ketidakadilan sekaligus melawan hukum internasional. Menurut aktivis pro Palestina dari Yunani, pasukan Komando Angkatan Laut Israel melakukan penggerebekan ketika kapal-kapal aktivis berada di perairan internasional.
Penyergapan dilakukan setelah kapal-kapal diperintahkan berhenti sekitar 80 mil dari pantai Gaza. Sebuah situs berita Turki memperlihatkan gambar video yang menunjukkan hiruk-pikuk di salah satu kapal. Terlihat, para aktivis yang mengenakan jaket penyelamat warna oranye berlarian, sementara beberapa aktivis lainnya mencoba membantu seorang rekannya yang sepertinya sudah tidak sadarkan diri.
Video itu juga memperlihatkan helikopter Israel terbang rendah di atas kapal perang Angkatan Laut Israel. Israel telah mendeklarasikan sikapnya untuk tidak mengizinkan kapal asing mencapai Gaza. Sebagai gantinya, Israel menawarkan untuk memindahkan bantuan ke Gaza melalui pelabuhan milik Israel.
Aksi Israel itu juga dikutuk ribuan warga Turki. Sekitar 10 ribu warga Turki bergerak dari Konsulat Israel di Istambul, menuju pusat kota sambil meneriakkan slogan mencela Israel.

Sumber : KP
»»  READMORE...

MAFIA KOLUMBIA DON DIEGO AKHIRNYA DI PENJARA

Friday, 23 October 2009
Diego Montoya

Diego Montoya, dijuluki ”Don Diego”, pernah memimpin Norte del Valle, sebuah kartel narkoba Kolombia (1990-2004). Di sebuah pengadilan di Miami, AS, dia meminta maaf kepada para korban. Pengadilan itu, Rabu (21/10), menjatuhkan hukuman penjara 45 tahun kepadanya.

Pada masa jayanya, kartel Norte del Valle diyakini telah mengekspor banyak kokain ke AS dibandingkan dengan kartel lain. Sebesar 60 persen ekspor ke AS, yang berasal dari Kolombia, dikirim kartel ini.

Di balik itu, ada Montoya sebagai otaknya. Dia sendiri menyatakan bersalah atas tuduhan yang diajukan, yakni konspirasi impor kokain.

Di pengadilan, Montoya meminta maaf atas perannya dalam perdagangan kokain. ”Saya sampai pada kesimpulan bahwa tak ada yang bisa saya lakukan untuk memperbaiki kerusakan besar yang telah saya sebabkan,” katanya.

Setelah hukuman yang dijatuhkan, Montoya berkata, ”Adalah harapan tulus saya untuk bisa memberikan kelegaan kepada keluarga saya dan keluarga para korban dan menghentikan mimpi buruk mereka.”

Dalam perdagangan narkoba, juga terjadi aksi kekerasan, termasuk pembunuhan pada mereka yang menghalangi.

Hakim Cecilia Altonaga memutus hukuman penjara 45 tahun seperti diminta penuntut umum. Montoya setuju dan melihatnya sebagai bagian dari pernyataan bersalah. Perjanjian ekstradisi melarang pengenaan hukuman seumur hidup.

Hakim Altonaga juga memerintahkan Montoya membayar ganti rugi sebesar 500.000 dollar AS kepada keluarga Jhon Jairo Garcia, rekan lama Montoya yang diculik dan dipukuli sampai tewas oleh kartel Valle del Norte pada 2003.

Membunuh informan

Pihak jaksa mengatakan, Montoya memerintahkan pembunuhan Jhon Jairo Garcia. Alasannya, Garcia berperan sebagai informan bagi Badan Pengawas Obat-obatan AS (DEA). Jenazah Garcia yang dipotong-potong ditemukan di sungai dekat kota Cali, Kolombia.

Montoya menjadi seorang jutawan saat membangun kartel Norte del Valle menjadi penyelundup 545.000 kilogram kokain senilai lebih dari 10 juta dollar ke AS antara 1990 dan 2004, menggantikan kartel Cali yang sebelumnya menguasai.

”Sebuah pertempuran dua tahun antara Montoya dan seorang pemimpin kartel lain, Wilber Varela, dari tahun 2003 sampai 2005 menyebabkan ratusan tewas,” kata jaksa.

Montoya (48) pernah masuk dalam daftar 10 orang yang paling dicari FBI bersama Osama bin Laden. Dia ditangkap polisi Kolombia tahun 2007 saat bersembunyi di sebuah parit dengan hanya memakai celana dalam dan kemudian diekstradisi ke AS untuk menghadapi dakwaan.

April lalu, adik Montoya, Eugenio Montoya Sanchez, dijatuhi hukuman 30 tahun penjara oleh sebuah pengadilan di Miami untuk dakwaan serupa

sumber : k
»»  READMORE...

RIBUAN KORBAN BANJIR KELAPARAN

Wednesday, 30 September 2009
Dua warga Manila ini mengais-ais bekas reruntuhan rumahnya yang diterjang banjir bandang untuk mencari hartanya yang tersisa.

Korban banjir hebat yang menimpa Filipina sejak Sabtu (26/9) lalu terus bertambah. Hingga kemarin, setidaknya 140 orang tewas, 32 hilang, dan 453.000 lainnya kehilangan tempat tinggal.

Bantuan pun tersendat karena banyak akses jalan darat yang terputus. Namun, untunglah, berkat jejaring sosial Twitter dan Facebook, beberapa bantuan, baik oleh pemerintah maupun dari dunia internasional, dapat tersalurkan.

Melalui Twitter, warga mem-posting rute-rute alternatif yang bisa ditempuh dengan komuter atau kendaraan lain. Tujuannya tentu untuk menghindari kawasan yang dilanda banjir.

Informasi berupa nomqr telepon darurat juga di-posting. Selain itu, warga yang masih bisa mengakses internet turut memasukkan alamat keluarga mereka yang bisa dihubungi. Lewat Twitter pula, seperti ditulis The Christian Science Monitor, para bintang Holywood seperti Demi Moore dan Alyssa Milano dapat menyalurkan bantuan uang tunai.

Sementara itu, berdasarkan laporan website televisi lokal ABS-CBS, pemerintah Tiongkok telah memberikan bantuan untuk para korban sebesar USD 100.000 (sekitar Rp 971,999 juta). Begitu juga dengan Kedutaan Besar AS di Manila yang menyalurkan donasi senilai USD 50.000 (Rp 485,999 juta).

Banjir setinggi enam meter yang mengguyur Manila selama hampir enam jam Sabtu lalu itu disebabkan Topan Ketsana. Ini merupakan bencana terburuk yang menimpa Filipina sejak 40 tahun terakhir. Guyuran air menenggelamkan 80 persen wilayah Manila. Puluhan ribu orang juga terjebak dan mengalami kekurangan persediaan makanan, obat-obatan, serta pakaian.

Operasi penyelamatan telah dilakukan pemerintah. Tapi, hingga kemarin baru sekitar 100.000 orang yang bisa dievakuasi ke-200 pusat evakuasi. Pemerintah juga masih terus berupaya mendistribusikan makanan, air, dan obat-obatan.

Dilaporkan juga sebanyak 3.000 orang terdampar dan menderita kelaparan di sebuah gym yang terletak di timur Manila.

“Kami tidak punya uang lagi. Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan. Kami tidak punya siapa-siapa lagi. Kami hanya menunggu bantuan makanan datang,’’ ujar salah seorang korban banjir seperti dikutip Reuters.

Pemerintah Filipina melalui ajudan Menteri Kesehatan Melissa Guerrero menyatakan, beberapa kemungkinan penyakit yang bisa timbul akibat banjir mendapat perhatian serius. Seperti flu babi, mencret, dan penyakit yang disebabkan bakteri leptospirosis.

Sejauh ini, lokasi yang sulit dicapai turut menyulitkan upaya pertolongan korban. “Sistem (penyelamatan) unit pemerintahan lokal telah melampui batas,’’ kata Ketua Dewan Koordinasi Bencana Nasional Anthony Golez kepada AFP.

Menanggapi situasi darurat ini, Presiden Gloria Macapagal-Arroyo berusaha menentramkan rakyatnya. ’’Kejadian ekstrim ini memang menuntut respons tanggung jawab yang melampui batas kemampuan kita. Tetapi, ini tidak menghancurkan kita,’’ tutur Arroyo seperti dilansir AFP.

“Kami memohon bantuan kemanusiaan internasional. Ada potensi situasi yang lebih serius dan kami tidak bisa menunggu hingga itu terjadi,’’ harap Menteri Pertahanan Gilberto Teodoro secara terpisah.

Sejak kemarin, pemerintah telah menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh korban karena keterlambatan datangnya bantuan. Sebab, sebelumnya, Badan Perkiraan Cuaca Filipina, PAGASA tidak memperkirakan akan adanya banjir sehebat ini. Hari ini badai yang sama diperkirakan akan menyerang Vietnam.

’’Kami menunggu lebih banyak bantuan yang datang. Kami mencoba melakukan operasi penyelamatan, tetapi kami membutuhkan lebih banyak bantuan,’’ Armando Endaya, petinggi kementerian lingkungan, kepada AFP

sumber : kp
»»  READMORE...

Pengungsi Filipina Mulai Kelaparan dan Terserang Penyakit

suasana di filipina pasca banjir

Badai besar yang menerjang Filipina telah menelan 246 korban jiwa. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan para pengungsi yang kelaparan dan mulai terjangkit penyakit.

Seperti dilansir AFP , Selasa (29/9/2009), jumlah pengungsi yang selamat dari peristiwa mengenaskan tersebut kini sudah mencapai ratusan ribu orang. Mereka ditampung di fasilitas umum seperti sekolah, gedung olahraga dan gereja.

"Banyak orang terus berdatangan, kami tidak tahu bagaimana cara menangani mereka. Kami butuh makanan, obat-obatan dan tempat perlindungan," kata Joe Ferrer, pejabat pemerintah yang bertanggungjawab atas pengungsi di Manila.

Untuk lokasi pengungsi di lapangan basket di wilayah San Andres, sedikitnya ada 3.000 pengungsi yang ditampung. Mereka mengeluh kelaparan dan kelelahan. Bahkan hanya ada satu toilet untuk aktivitas kebersihan mereka sehari-hari.

Pemerintah Filipina menyebutkan, sedikitnya ada 320.000 pengungsi yang masih terlantar akibat Badai Ketsana pada Sabtu 26 September lalu. Presiden Gloria Arroyo menggambarkan perisitiwa ini sebagai bencana sekali seumur hidup.

sumber :dn
»»  READMORE...

Tujuh Anggota Al Qaeda Dibekuk

Tuesday, 29 September 2009
Tujuh orang yang diduga anggota cabang Afrika utara Al Qaeda ditangkap di padang pasir Mauritania. Demikian diungkapkan seorang pejabat senior di dinas keamanan kepada AFP, Senin (28/9).

Tentara menahan para tersangka anggota Maghreb Islam (AQIM) yang berafiliasi dengan Al Qaeda itu pekan lalu di padang pasir dekat perbatasan dengan Mali dan Aljazair.

"Orang-orang itu bersenjata, mereka berjumlah tujuh orang dan mereka melakukan perjalanan dalam kendaraan termasuk sebuah truk yang digunakan oleh teroris AQIM," katanya.

Namun seorang anggota dewan kota di kota Timbuktu di Mali, Dina Ould Daya, menyatakan mereka yang ditangkap itu adalah anggota keluarganya -- semuanya warga sipil, dan bukan gerilyawan -- yang ditangkap di daratan Mali dalam perjalanan untuk memperbaiki sebuah truk yang rusak.

Mereka ditangkap Jumat, kata Ould Daya, dan mereka termasuk Elly Ould Natmo, seorang mekanik ulung, dan juga empat murid magang, salah satunya seorang pemuda berusia 16 tahun dan bisu tuli. "Mereka keluarga," ujar anggota lainnya keluarga itu, Sidi Mohamed Ould Amed. "Saya mengakui mereka memiliki beberapa senjata, karena di sini di padang pasir, ketika Anda melakukan perjalanan jauh, Anda memerlukan senjata, karena Anda tidak tahu."

Penangkapan itu terjadi dekat Lemgheity, tempat serangan pada Juni 2005 oleh kelompok tersebut -- ketika itu dikenal sebagai Kelompok Salafis untuk Pengajaran dan Pertempuran -- menyebabkan 15 tentara Mauritania tewas.

Dikepung, para tersangka itu menyerahkan diri pada tentara yang telah mengawasi gerakan mereka sebagai bagian dari pengawasan yang lebih luas di daerah itu. "Kami yakin bahwa mereka anggota AQIM dan kami terus menanyai mereka," tambah sumber itu.

Tahalil Hebdo, sebuah penerbitan mingguan yang memusatkan perhatian pada masalah gerilyawan, melaporkan, Senin, bahwa "pembongkaran sel gerilyawan itu" dalam beberapa bulan belakangan telah menghasilkan penemuan sejumlah tempat penyembunyian senjata dan persediaan di padang pasir Mauritania.

Kelompok itu dikenal aktif di Sahara yang sangat luas dan sulit bagi polisi, khususnya di bagian utara Mali dan timur Mauritania.

AQIM mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri dekat Kedutaan Besar Perancis di ibu kota Mauritania, Nouakchott, pada 8 Agustus yang mana pelakunya, pemuda Mauritania, tewas dan tiga orang terluka.

Pada 23 Juni, seorang Amerika yang tinggal di Mauritania ditembak dan tewas pada siang hari bolong di ibukota itu. Insiden itu juga diakui oleh AQIM dan beberapa orang yang diduga pelakunya telah dipenjarakan.

sumber : k
»»  READMORE...

Survei Pembunuhan Obama Hebohkan Facebook

San Francisco - Sebuah polling di Facebook bikin heboh sampai-sampai lembaga keamanan pemerintah Amerika Serikat, US Secret Service turun tangan menginvestigasinya. Polling tersebut menanyakan apakah presiden AS, Barack Obama pantas dibunuh atau tidak.

Pihak Facebook langsung memblokir polling bertajuk 'Should Obama be killed?' tersebut sedangkan aparat berusaha mencari siapa yang membuatnya. Jawaban yang disodorkan dalam polling ini adalah 'ya', 'tidak', 'mungkin', serta 'jika dia memotong tunjangan kesehatanku'.

"Ketika kami menemukannya, kami bekerja sama dengan Facebook untuk menghapusnya. Tentu saja kami menginvestigasinya, seperti yang selalu kami lakukan jika terjadi ancaman," tukas juru bicara Secret Service, Malcolm Wiley.

Lebih dari 750 Facebook dilaporkan telah ambil bagian dalam polling tersebut sebelum dihapus. "Polling ini menyedihkan. Semua hal anti Obama seperti ini murni rasisme," tulis seorang pengguna Facebook seperti dilansir AFP Selasa (29/9/2009).

Menurut juru bicara Facebook, Barry Schnitt, polling itu dibuat memakai aplikasi dari pihak ketiga yang memungkinkan user membuat survei sendiri. Biasanya survei yang diadakan bertema biasa-biasa saja dan belum pernah terjadi polling kontroversial semacam itu.

Aplikasi bersangkutan bakal tetap diblokir oleh Facebook sampai developernya menjamin bahwa survei itu benar-benar telah dihilangkan dan ada antisipasi yang jelas jika terjadi hal serupa di masa depan.

"Kami sedang bekerja sama dengan Secret Service, namun mereka perlu menyediakan detail mengenai investigasi mereka," tukas Schnitt pada BBC

sumber : dc
»»  READMORE...

75 ORANG TEWAS,MANILA JADI LAUTAN LUMPUR

TARZAN KOTA: Sejumlah warga Manila, Filpina yang malas menembus genangan air bercampur lumpur nekad berjalan di kabel telepon, bak tarzan kota. Akibat banjir bah ini sedikitnya 75 orang tewas, dan ratusan ribu orang mengungsi

Air bah bercampur lumpur menerjang rumah-rumah warga di Manila. Dilihat dari udara, sejumlah wilayah di ibu kota Filipina itu tampak seperti lautan air berwarna cokelat. Sejumlah warga sampai harus nangkring di atap rumah agar tidak tersapu banjir bandang. Korban berjatuhan, terutama di kawasan tepi laut dan pinggiran kota. Sedikitnya 75 orang tewas dan lebih dari seperempat juta jiwa diungsikan.

Seorang pria yang hanya mengenakan celana pendek dan sandal terlihat mengangkat kertas lebar bertulisan ’’makanan’’ dan ’’air”. Kerusakan masih terjadi setelah hujan deras mengguyur Manila selama beberapa hari. Curah hujan yang disebut-sebut sebagai yang terderas selama 40 tahun terakhir itu menyebabkan ketinggian air di sejumlah tempat mencapai lebih dari enam meter.

’’Saya tidak pernah melihat banjir sedahsyat ini di Manila,’’ ujar sukarelawan palang merah Dave Barnuevo kepada Agence France Presse.

Presiden Gloria Arroyo telah menginstruksikan seluruh upaya penyelamatan selesai sebelum Minggu malam kemarin (27/9). Namun, saat sore menjelang, sejumlah wilayah masih tergenang banjir dan ribuan orang tetap belum terjamah pertolongan. Ratusan rumah porak poranda. Mobil-mobil berjumpalitan dan rusak berat tersapu air bah

sumber : kp
»»  READMORE...

Ribuan Umat Muslim Salat Jumat di Capitol Hill

Sunday, 27 September 2009
BERSEJARAH, Ribuan umat muslim berkumpul di halaman Gedung Capitol Hill, Washington DC, Jumat (25/9) waktu setempat, untuk menunaikan salat Jumat.

Sedikitnya 3.500 umat Islam dari seluruh penjuru Amerika Serikat (AS) melakukan salat Jumat di halaman Gedung DPR AS, Capitol Hill, Washington, Jumat (25/9) waktu setempat atau Sabtu (26/9) waktu Indonesia. Acara bertemakan “Salat Jumat di Capitol Hill: Hari Persatuan Islam”tersebut berlangsung tertib dan lancar.

Umat Islam pria dan wanita khusyuk menjalankan ibadah di tempat yang bersejarah sekaligus ikon demokrasi AS,Capitol Hill. Kelancaran pelaksanaan salat Jumat ini sekaligus menepis stigma muslim di AS yang selalu dikaitkan dengan ekstremisme maupun terorisme. Dalam khotbah Jumat yang disampaikan Abdul Malik dari New York, umat Islam diminta tidak takut berada di Amerika.

“Anda tidak melakukan kesalahan apa pun. Lakukan perintah Allah dan percayalah,”tutur Malik. Malik juga mengungkapkan bahwa Amerika bukanlah tempat yang sempurna. “Tapi saya bisa katakan bahwa tempat ini merupakan salah satu tempat yang paling baik untuk kita hidup,” paparnya seperti dikutip CNN.

Abdul Malik mengungkapkan bahwa Jumatan tersebut bukanlah bentuk protes umat Islam yang datang dari seluruh penjuru AS. Menurut dia, acara tersebut merupakan pernyataan bahwa umat Islam juga bisa bekerja sama dengan warga AS pada umumnya. Selanjutnya, salah satu isi khotbahnya adalahajakanuntuk menghindari kebencian kepada siapapun,terutamaumatKristen dan Yahudi.

“Tuhan memberkahi Amerika,”katanya. Pemrakarsa salat Jumat di Capitol Hill, Ali Jaaber dari Masjid Darul Islam di New York, mengatakan acara digelar agar umat Islam tidak perlu takut hidup di Amerika.“Kami muslim yang layak. Kami bekerja,kami membayar pajak, kami muslim yang benar-benar cinta negeri ini,”katanya.

Salah satu peserta salat Jumat Lonnie Shabazz mengungkapkan bahwa momen bersejarah itu bukan hanya digelar untuk menjawab prasangka. Menurut dia, Jumatan juga merupakan bagian dari kewajiban yang harus dijalankan umat Islam. “Pesannya sangat jelas.Saya pikir acara ini menujukkan kepada publik Amerika bahwa prasangka mereka selama ini terhadap umat Islam tidaklah benar,” papar Shabazz.

Dia mengungkapkan bahwa umat Islam bukanlah ekstremis, juga sama sekali tidak mendukung tindakan rasis. Menurut dia, Jumatan di Capitol Hill berhasil memberikan jawaban itu. Acara peribadatan ini berlangsung lancar tanpa kericuhan atau gangguan apa pun sepanjang beberapa jam pengawasan dari pihak aparat keamanan maupun media massa.

sumber : si
»»  READMORE...

KTT G-20 Jadi Forum Utama Ekonomi Dunia

Saturday, 26 September 2009
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Negara Ani Yudhoyono disambut Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama pada acara makan malam G-20 di Phipps Conservatory, Pittsburgh, Pennsylvania, AS, Kamis (24/9) waktu setempat atau Jumat (25/9) waktu Indonesia.

PITTSBURGH (SI) – Para pemimpin dunia sepakat menjadikan Kelompok 20 (G-20) sebagai forum utama ekonomi dunia, menggantikan peran Kelompok 8 (G-8). Perubahan ini demi memperkuat kerja sama ekonomi antara negara berkembang dan negara maju.

“Hari ini para pemimpin dunia mendukung G-20 sebagai forum utama untuk kerja sama ekonomi internasional,” demikian pernyataan resmi Gedung Putih yang dirilis kemarin di Pittsburgh,Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). “Keputusan ini akan menjadikan negara-negara lebih kuat, ekonomi global lebih seimbang, mendorong reformasi sistem keuangan, dan mengangkat kehidupan rakyat miskin,” imbuh pernyataan itu. G-20 akan menggantikan peran G-8,yang beranggotakan beberapa negara maju, seperti Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Rusia dan AS.

G-8 telah menjadi forum utama ekonomi dunia selama bertahun-tahun. Dengan perubahan ini peranan negara berkembang dalam menentukan ekonomi global menjadi lebih signifikan. Negara berkembang akan memiliki peranan dan tanggung jawab baru dalam menjaga tatanan ekonomi global. “Ini merupakan refleksi ekonomi dunia saat ini,”ujar salah satu pejabat senior AS.Negara berkembang seperti China, Brasil, India, dan Indonesia—yang selama ini tidak tergabung dalam G-8—merupakan pihak yang paling diuntungkan dengan perubahan ini.

Para pemimpin G-20 menggelar KonferensiTingkatTinggi (KTT) di Pittsburgh selama dua hari, 24–25 September 2009. Mereka membahas berbagai langkah upaya penyelamatan perekonomian global. Pengumuman Gedung Putih itu bersamaan dengan pembahasan upaya-upaya untuk memperkuat regulasi sistem keuangan oleh para pemimpin G-20. Dalam draf komunike bersama, para pemimpin G-20 sepakat mengambil peran sebagai caretaker ekonomi global dan memberikan peran lebih banyak kepada negaranegara berkembang.

Dalam draf juga disebutkan bahwa G-20 akan membuat aturan lebih ketat terhadap permodalan bank pada akhir 2012. Selain itu, para pimpinan kelompok negara yang mempresentasikan 85% ekonomi dunia itu juga berjanji menjaga dukungan kebijakan ekonomi darurat seperti stimulus hingga pemulihan dari krisis terjamin. “Kami akan bertindak memastikan bahwa pertumbuhan sanggup mengembalikan lapangan pekerjaan. Kami juga akan menghindari penarikan dini program stimulus,” lanjut pernyataan tersebut.

Berikutnya, negara-negara G- 20 memiliki tanggung jawab kepada masyarakat dunia untuk menjamin kesehatan ekonomi global secara keseluruhan. Draf tersebut juga menyatakan bahwa G- 20 akan mencoba mengamankan kesepakatan terkait perdagangan dunia tahun depan. KTT yang merupakan lanjutan dari pertemuan London pada April lalu itu juga menyepakati pengendalian terhadap dampak industri keuangan yang memicu krisis kredit sejak dua tahun yang lalu.

Mereka sepakat untuk memperketat aturan tentang modal bank yang harus dimiliki untuk mencegah kerugian. Dalam draf tertulis,“Aturan baru yang bertujuan meningkatkan kualitas dan jumlah modal harus siap pada akhir 2010 dan akan bertahap dalam dua tahun berikutnya.” Masalah lain yang mendapat perhatian serius dari G-20 adalah bonus perbankan yang dinilai sebagai pemicu krisis.

G-20 kemungkinan akan menyepakati pengetatan pemberian bonus kepada para bankir. Namun,keputusan itu tidak menyebutkan batasan langsung pembayaran eksekutif perbankan seperti yang diusulkan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan beberapa pemimpin Uni Eropa yang lain. Sejumlah ekonom sebelumnya memprediksi perekonomian global rebound lebih cepat setelah program darurat krisis dilaksanakan, seperti penurunan suku bunga bank sentral, pinjaman darurat, serta stimulus global yang jumlahnya mencapai USD5 triliun.

Meski demikian, upaya pemulihan diperkirakan terhambat jika angka pengangguran di sejumlah negara tetap tinggi dan perbankan masih berjuang untuk mengatasi kerugian besar, terutama dari gagalnya pinjaman hipotek di AS. Untuk itu diperlukan upaya mempertahankan bantuan ekonomi dan koordinasi agar kebijakan darurat krisis tidak segera dihapus. Sementara itu, pejabat senior Uni Eropa menyatakan, sebuah kesepakatan telah dicapai oleh pimpinan G-20 terkait hak suara di lembaga keuangan Dana Moneter Internasional (IMF) yang selama ini kurang terwakili.

Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso dan Komisaris Urusan Ekonomi Uni Eropa Joaquin Almunia mengonfirmasikan bahwa kesepakatan tersebut akan memunculkan kekuatan-kekuatan ekonomi baru pada lembaga keuangan global. Keputusan tersebut disambut baik oleh delegasi Rusia yang kemarin menyatakan bahwa kesepakatan itu akan memberikan lebih banyak peran bagi negaranegara berkembang di IMF.Hal ini diharapkan bisa mendukung reformasi struktur lembaga keuangan itu. “Di IMF saya percaya dan kita puas,”kata Menteri Keuangan Rusia Alexei Kudrin kemarin.

Kerusuhan Memuncak

KTT G-20 di Pittsburgh juga diwarnai aksi unjuk rasa. Polisi terpaksa menembakkan peluru karet,semprotan merica, dan asap ke arah pengunjuk rasa yang menentang konferensi itu. Polisi bertindak keras setelah sekitar 1.000 demonstran mulai bertindak brutal.Para demonstran membawa spanduk bertuliskan antikapitalis. Mereka berunjuk rasa sekitar 3 km dari lokasi KTT.

“Mereka (polisi) menekan kami ke sisi jalan di wilayah permukiman. Kemudian mereka menembakkan gas air mata,” papar seorang demonstran, Ross McCoy. Demonstran lainnya, Erin Kelly, mengungkapkan tindakan arogan polisi sebagai melanggar hak-hak yang dijamin konstitusi. Kepala Kepolisian Pittsburgh, Nate Harper, mengatakan bahwa 17 pengunjuk rasa telah ditahan setelah aksi protes berakhir rusuh.

Polisi berdalih bahwa penangkapan terpaksa dilakukan karena para demonstran tidak bisa ditoleransi.

sumber : si
»»  READMORE...

Dubes RI Dipanggil Menlu Malaysia

Friday, 11 September 2009
Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Da’i Bachtiar dipanggil Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Anifah Aman terkait memanasnya hubungan kedua negara dalam sebulan terakhir.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Wisma Putra,Kuala Lumpur, Rabu (9/9) sore,Datuk Anifah juga meminta penjelasan Da’i mengenai aksi sweeping yang dilakukan warga Indonesia terhadap warga Malaysia serta aksi protes di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta yang berujung pada pembakaran bendera Malaysia, Selasa (8/9).

Datuk Anifah mengatakan,Pemerintah Malaysia terus memonitor aksi-aksi yang dilakukan warga Indonesia menyusul memanasnya hubungan kedua negara. Dia juga meminta agar Indonesia memberi jaminan keamanan terhadap warganya. “Kementerian Malaysia mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna memastikan warga Malaysia di sana terlindungi.

Kami juga meminta Indonesia memberi jaminan bahwa tindakan ekstremis seperti itu (aksi demo) tidak akan terulang,”kata Datuk Anifah. Pemanggilan Da’i Bachtiar oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia ini dibenarkan Juru Bicara Departemen Luar Negeri RI Teuku Faizasyah.

Menurutnya, pemanggilan ini juga bisa diartikan sebagai pernyataan protes Malaysia terhadap aksi sweeping dan pembakaran bendera Malaysia. “Pemanggilan Dubes RI itu karena Malaysia ingin menyatakan keprihatinan mereka terhadap aksi sweeping dan pembakaran bendera Malaysia. Mereka juga meminta agar kita bertindak terhadap pelaku sweeping,” kata Faizasyah saat dihubungi kemarin.

Faiza menambahkan, Deplu sudah berkoordinasi dengan kepolisian terkait aksi sweeping. Dia juga menyatakan tindakan sweeping atau pembakaran bendera tidak akan ditolerir karena sudah menimbulkan ketidaknyamanan. Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap tidak ada lagi tindakan-tindakan eksesif yang melawan hukum dengan melakukan sweeping terhadap warga Malaysia.

Menurut Presiden, sweeping bukan langkah terbaik, malah menimbulkan masalah baru. “Mengapa? Karena pemerintah kita telah menjalankan tugasnya. Kita telah melakukan protes dan aksi diplomatik,“ ujar Presiden SBY di Kantor Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Presiden mengatakan,setelah aksi sweeping itu warga Indonesia yang tinggal di Malaysia menyampaikan pesan kepadanya melalui SMS agar masalah antara Malaysia dan Indonesia dapat diselesaikan secara bijak dan arif.

“Mereka mewakili kurang lebih 1,8 juta saudara kita yang bekerja di Malaysia.Ada yang tinggal dan bersekolah di sana. Mari kita pikirkan juga perlunya mengelola persoalan itu dengan bijak, tetapi masalah-masalah yang prinsip kita harus firm,“ tandasnya. Sejauh ini tidak ada laporan warga Malaysia yang terluka di Indonesia.

Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia akan terus memantau perkembangan warga negaranya di Indonesia serta memperhatikan isu-isu yang berkembang dalam beberapa bulan terakhir ini. Guna membahas perkembangan terbaru hubungan Indonesia dan Malaysia,Menlu Datuk Anifah akan berkunjung ke Jakarta pada 17 September mendatang.Anifah sudah memberi penjelasan kepada kabinet di Malaysia terkait rencana ini.

Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza Mahendra mengatakan, permasalahan dengan Malaysia harus diselesaikan dengan cara yang elegan,bukan dengan tindakan yang menjurus pada kekerasan. “Kita tentu maklum dengan kemarahan masyarakat dengan Malaysia. Tapi bukan berarti kita melakukan tindakan anarkis,”katanya.

Tindakan kekerasan, kata Yusron, justru akan melahirkan masalah-masalah baru di kemudian hari. Mengingat jutaan warga Indonesia berada di Malaysia untuk bekerja. Yusron juga mengingatkan agar Malaysia dapat menahan diri dari tindakan yang bisa menyakiti bangsa Indonesia.

“Masalah kita bersaing boleh saja.Namun bukan berarti Malaysia juga bisa mengambil milik kita, budaya kita dengan seenaknya. Kalau saling menyakiti hasilnya akan kontraproduktif,”ujarnya.

sumber : si
»»  READMORE...

Pemerintah Australia siap membantu korban gempa

Thursday, 3 September 2009
Rumah korban gempa bumi di Jawa Barat

Australia siap memberikan bantuan kepada pemerintah Indonesia pasca gempa 7,3 SR yang menggoncang Pulau Jawa, Rabu kemarin. Perdana Menteri Australia Kevin Rudd menyatakan siap sedia membantu setiap usaha penyelamatan korban maupun pemulihan kondisi akibat gempa.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (3/9/2009), Rudd mengatakan pihaknya siap memberikan bantuan apapun kepada pemerintah Indonesia.

"Saat ini, saya belum tahu jenis bantuan apa yang dibutuhkan oleh pemerintah Indonesia. Tapi tentu saja kami selalu siap sedia untuk memberikan bantuan apapun yang diperlukan," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith mengatakan pihaknya telah menyampaikan rasa duka cita yang mendalam bagi Indonesia atas nama seluruh rakyat Australia. Departemen Luar Negeri Australia bahkan hingga kini terus memantau perkembangan situasi terbaru di Indonesia.

sumber : dc

»»  READMORE...

Discovery Akhirnya Meluncur

Monday, 31 August 2009
SEMPAT GAGAL, Pesawat ulang alik Discovery akhirnya meluncur menuju orbit dari landasan Kennedy Space Center di Florida, Amerika Serikat, Jumat (28/8) waktu setempat atau Sabtu (29/8) pagi waktu Indonesia. Peluncuran Discovery sempat gagal dua kali akibat gangguan cuaca dan masalah teknis.

CAPE CANAVERAL (SI) – Setelah sempat batal dua kali dan mengalami gangguan teknis serta cuaca, pesawat ulang alik Discovery akhirnya menerangi angkasa saat diluncurkan, Jumat (28/8) tengah malam waktu Florida,AS,atau Sabtu (29/8) waktu Indonesia.Pesawat Discovery tampak seperti bintang terang dan meninggalkan jejak berkilo-kilo meter sebelum lepas dari pandangan lima menit setelah meluncur.

Pesawat tersebut membawa tujuh astronot, di antaranya dari Swedia dan Meksiko. Salah satu dari astronot itu adalah Nicole Stott akan tetap berada di stasiun antariksa sebagai teknisi.Astronot wanita berusia 46 tahun ini menepuk dada sambil mengatakan salam perpisahan “I love U” yang kemungkinan ditujukan kepada sang suami dan anaknya. Dalam misinya, Discovery membawa perbekalan berbobot total 17.000 pon ke stasiun antariksa.

Yang menarik, mereka membawa treadmill guna menjaga kebugaran astronot.Discovery diperkirakan akan mencapai pos orbit Minggu (30/8) malam. Saat Discovery lepas landas kemarin, stasiun angkasa berada lebih dari 354 km di atas Samudra Hindia. “Percobaan ketiga benar-benar memesona. Kami di sini berdoa semoga Anda dan tim Anda beruntung dan berhasil,” jelas Direktur Peluncuran Pete Nickolenko.

Sebelumnya, Discovery sudah dicobakan untuk diluncurkan sebanyak dua kali tapi terus gagal. Percobaan pertama gagal karena badai dan yang kedua tidak bisa terlaksana karena ada masalah katup bahan bakar. Dalam misinya yang akan berlangsung selama 13 hari,Discovery membawa serta delapan tikus untuk dijadikan bahan penelitian.

Empat tikus sudah direkayasa genetika pada tulangnya.Percobaan ini diharapkan menjawab pertanyaan penyebab patah tulang astronot saat berada dalam ruang tak bergravitasi.

sumber : sndo

»»  READMORE...

Syaikh Ayman al-Zawahiri Serukan Jihad Di Pakistan

Orang nomor dua dalam tubuh Al Qaidah, Syaikh Ayman al-Zawahiri, pada hari Jumat (28/8) kemarin menyataan bahwa Amerika Serikat telah membunyikan terompet perang salib untuk memecah belah Pakistan. Syaikh al-Zawahiri pun menyeru rakyat Pakistan bergabung dalam jihad untuk melawan penjajah AS yang tidak pernah puas memerangi negeri-negeri Islam, termasuk Pakistan.

Rekaman kedua pernyataan Syaikh Ayman al-Zawahiri selama bulan ini pun muncul setelah pimpinan mujahidin Taliban Pakistan, Baitullah Mehsud, terbunuh dalam serangan misil yang dilakukan oleh AS 5 Agustus lalu.

Selain itu, rekaman pernyataan ini pun muncul setelah angkatan perang boneka Pakistan melakukan penyerangan ofensif akhir April ini terhadap kekuatan mujahidin Taliban di Lembah Swat setelah para mujahidin mengambil alih daerah yang terletak 120 kilometer dari Islamabad tersebut, dengan dalih menangani ketakutan yang semakin meningkat pada stabilitas Pakistan dan menyelamatkan persenjataan nuklirnya.

Syaikh al-Zawahiri menyatakan bahwa angkatan perang Pakistan yang seharusnya melindungi negeri dan rakyat Pakistan malah bertindak sebagai alat utama perang salib Amerika terhadap Islam dan kaum muslimin. Beliau menangkis bahwa aksi militer pemerintah Pakistan yang bertajuk “Jalan Menuju Keselamatan” karena mereka ingin hal tersebut menjadi jalan untuk menyelamatkan Amerika dari kekalahan.

“Justru sebaliknya, dengan petunjuk Allah dan penyerangan dari mujahidin, mereka (Pakistan dan Amerika) tengah menempuh jalan menuju kehancuran.”

Menurut Syaikh al-Zawahiri, peperangan yang terjadi di wilayah perbatasan dan Swat merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari upaya penyerangan para salibis terhadap dunia Islam.

“Mereka ingin menyingkirkan para mujahidin di wilayah tersebut, dengan demikian, mereka akan dengan mudah menekan jihad di Afghanistan. Dan usaha mereka menekan jihad di Afghanistan dilakukan agar tidak ada kekuatan kaum muslimin yang muncul di Asia Tengah yang tentunya akan menghambat kepentingan global para salibis dan yang akan menjadi pelindung bagi kaum muslimin beserta hak-haknya. Singkatnya, ini adalah pertarungan, dan siapa saja yang mendukung dan membantu Amerika dan militer antek Pakistan – dengan dalih, cara, atau kebohongan apapun – sesungguhnya adalah telah berdiri bersama dengan orang-orang kafir yang memerangi Islam dan kaum muslimin.

Dalam pernyataan yang dibacakan dalam durasi 22 menit dan berjudul “Jalan Menuju Kehancuran”, beliau mengulangi komentar yang diungkapkannya pada bulan Juli lalu, yakni menyeru rakyat Pakistan untuk berperang melawan para salibis Amerika dan tentara boneka Pakistan yang tidak pernah berhenti menyerang kaum muslimin, khususnya di negara yang bertetangga dengan Afghanistan tersebut.

“Saudara-saudaraku Pakistan terkasih, tidak akan pernah ada kemuliaan kecuali dengan jihad,” tegas Syaikh al-Zawahiri

“Wahai rakyat Pakistan… berpihaklah pada jihad dan mujahidin dengan jiwa, harta, pendapat, kemampuan, informasi dan doa anda dan dengan menyeru orang lain untuk menolong siapa saja yang menolong agama Allah.”

Dan di akhir pernyataannya, Syaikh Ayman al-Zawahiri mengutip beberapa ayat al Quran yang semakin menguatkan bahwa seruan jihadnya adalah sebuah kebutuhan bagi kaum muslimin di Pakistan khususnya.

Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. Tidak ada doa mereka selain ucapan: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali Imran [3]: 146-148)

(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” (Yaitu) orang-orang yang mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam peperangan Uhud). Bagi orang-orang yang berbuat kebaikan diantara mereka dan yang bertakwa ada pahala yang besar. Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman. (QS. Ali Imran [3]: 172-175)

sumber : ar
»»  READMORE...

Ahli Forensik: Jacko Dibunuh

Sunday, 30 August 2009
Jacko meninggal karena diduga dokter pribadinya Conrad Murray menyuntikkan obat penenang keras untuk mengatasi insomnia yang di derita sang bintang.

AHLI forensik Los Angeles akhirnya menyatakan bahwa Michael Jackson,50, meninggal karena dibunuh. Diduga, obat penenang keras propofol menjadi penyebab utama kematian Jacko. Mereka juga menemukan beberapa obat keras lain, seperti lorazepam,midazolam,diazepam, lidocaine, serta ephedrine di tubuh si Raja Pop itu.

Mendapat kabar yang mengejutkan ini, keluarga Jackson berharap agar keadilan bisa ditegakkan melalui kerja sama antara ahli forensik,kepolisian Los Angeles, serta penegak hukum lainnya. Yang jadi pertanyaan, siapa pelakunya? Sejauh ini, tersangka utama adalah dokter pribadi Jackson Conrad Murray.

Murray diduga memberi propofol serta beberapa obat penenang lain kepada Jackson untuk mengatasi kesulitan tidur sang bintang. Propofol adalah anestesi yang sangat kuat,biasa digunakan di rumah sakit untuk membuat pasien tak sadarkan diri sebelum operasi.

Chief Medical Examiner-Coroner Lakshmanan Sathyavagiswaran mengatakan bahwa Murray telah mengaku pada penyidik bahwa dia telah memberi Jackson 50 miligram propofol dua hari sebelum kematiannya. Namun, ia juga mengaku bukan dokter pertama yang meresepkan propofol kepada Jackson.

Yang pasti,koktail atau campuran obat yang diberikan Murray kepada Jackson sangatlah berbahaya. ”Meresepkan begitu banyak obat sepertiitujelasmembuktikankasuskeracunan obat secara akut,”ujar ahli forensik Cyril Wecht kepada CNN. Beberapa jam sebelum kematiannya, Murray berusaha ”menidurkan” Jackson dengan beberapa jenis obat penenang.

Pukul 01.30 dini hari Murray memberi Jacko valium. Setengah jam kemudian ia menyuntikkan lorazapam. Namun, keduaobatpenenangtersebuttidak mampu membuat Jacko tertidur. Sekitar pukul 03.00, Murray pun menyuntikkan midazolam.Selama beberapa jam setelahnya, Murray kembali menyuntikkan sejumlah obat penenang lain ke tubuh Jacko.

Sekitar pukul 10.40, Murray lagi-lagi menyuntikkan 25 miligram propofol ke tubuh Jacko. Itu karena Jacko terus merajuknya. Setelah suntikan propofol itulah, Jacko baru sukses terlelap. Namun siapa sangka dia tertidur untuk selamanya. Dua belas menit setelahnya, Murray menemukan Jackso tidak bernapas, jantungnya berhenti berdetak.

Bantuan pernapasan yang ia berikan ternyata tidak berhasil. Demikian dilansir Los Angeles Times. Mengapa Murray berani melakukan itu? Polisi mengungkap, Murray digaji sangat tinggi oleh Jacko,sekitar USD150 ribu per bulan. Ia dipekerjakan oleh promotor konser Jacko, AEG Live, selama enam bulan terakhir untuk menjaga stamina Jacko menjelang konsernya, serta merawat insomnia akut yang diderita Jacko.

Namun, berdasarkan dokumen pengadilan,Murray ternyataterlibat utang USD680 ribu atas sejumlah kasus hukum yang melilitnya.Tak hanya masalah pembelian rumah mewah, juga kasus praktik medis, pelanggaran pinjaman mahasiswa, tunjangan anak,hingga kartu kredit.

sunber : sndo
»»  READMORE...

Obama: Ali Mohmet al-Megrahi Seharusnya Tahanan Rumah

Friday, 21 August 2009
Barak obama yang berada di Ghana terlibat wawancara ekslusif dengan wartawan CNN

Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Kamis (20/8) waktu setempat, mengatakan, pembebasan pembom Lockerbie yang akan meninggal oleh pemerintah Skotlandia adalah "kesalahan". Menurut dia, pembom itu seharusnya ditempatkan dalam tahanan rumah waktu kembali ke Libia.

"Kami telah berhubungan dengan pemerintah Skotlandia, mengindkasikan bawa kami berkeberatan dengan itu, dan kami kira itu merupakan kesalahan," kata Obama kepada wartawan sebuah radio AS ketika memberikan tanggapan pertamanya terhadap putusan tersebut.

"Kami sekarang telah berhubungan dengan pemerintah Libia dan ingin meyakinkan bahwa jika pemindahan itu sudah terjadi, ia tidak disambut baik dengan beberapa cara, tapi sebaliknya, seharusnya menjadi tahanan rumah," tambahnya.

Abdelbaset Ali Mohmet al-Megrahi yang sakit dalam stadium akhir, satu-satunya orang yang pernah dihukum karena pemboman Lockerbie 1988 yang menewaskan 270 orang, pulang ke Libia dari Skotlandia Kamis setelah dibebaskan dengan alasan perasaan belas kasihan.

Laporan dari Libia mengatakan, ia disambut seperti pahlawan oleh ratusan orang yang bergembira di bandara Tripoli

sumber : kmps
»»  READMORE...

KORBAN TOPAN MORAKOT TAIWAN,500 ORANG TEWAS DAN RIBUAN TERISOLASI

Monday, 17 August 2009
Petugas search and rescue (SAR) membawa dua anak yang menjadi korban longsor akibat topan Morakot di Kaohsiung, Taiwan, menuju helikopter tim penyelamat.

CHISHAN (SI) – Korban tewas topan Morakot di Taiwan diperkirakan mencapai sekitar 500 orang.Ribuan orang lainnya dilaporkan masih terisolasi. Hingga kemarin, proses pencarian korban secara besar-besaran terus dilakukan. Lambatnya penanganan terhadap korban topan Morakot di Taiwan membuat Presiden Ma Ying-jeou meminta maaf.

Ying-jeou juga bisa memahami kemarahan warga Taiwan kepada pemerintah atas kelambanan tersebut. “Kita seharusnya bisa melakukan penanganan bencana ini dengan lebih baik dan cepat, tapi kami tidak bisa memenuhi hal itu. Kami meminta maaf untuk itu,” ujar Ying-jeou saat meninjau Nantou, salah satu wilayah yang sangat parah terkena bencana.

Ying-jeou mengatakan buruknya cuaca membuat regu penyelamat kesulitan mencapai lokasi bencana. Topan Morakot menghantam Taiwan pekan lalu. Dari data resmi pemerintah, bencana ini sudah menewaskan 121 nyawa meski angka kematian bahkan diprediksi bisa mencapai lebih dari 500 orang.

Sementara 15.000 warga dilaporkan mengungsi. Tepat tujuh hari setelah Morakot menghantam Taiwan, para kerabat yang ditinggal keluarganya mendatangi pura-pura untuk menghormati kerabat yang meninggal. Mereka percaya roh-roh keluarganya akan pulang ke rumah setelah tujuh hari.

“Gadis kecilku, apakah kau mendengar ibu? Ibu sangat merindukanmu,” kata salah seorang wanita sambil menangis keras di Desa Hsiaolin yang sudah rata dengan tanah. Kerabat juga menaruh sandal, anggur beras asam, serta uang kertas yang sudah dibakar sebagai usaha mereka untuk menenangkan arwah yang meninggal.

Guna membantu evakuasi, Pemerintah Taiwan menerjunkan 50.000 tentara.Mereka harus berjuang keras melewati jalanan dan jembatan yang hancur serta terputus karena banjir untuk mencapai lokasi dan menyelamatkan warga.Kepolisian meminta kepada semua warga yang kehilangan kerabat untuk bersedia dites DNA guna mengidentifikasi korban tewas.

Presiden Ying-jeou melaporkan kerusakan akibat topan Morakot sangat masif.Kerugian materi diperkirakan mencapai USS 3,4 miliar (Rp34 triliun). Kabinet berjanji akan mengeluarkan anggaran khusus guna membantu perbaikan. Besarnya kerusakan serta duka mendalam akibat topan Morakot mengundang simpati banyak pihak.

Aktor terkenal Hong Kong seperti Andy Lau dan Jet Li membantu penggalangan dana bagi korban topan. Mereka bertugas menjawab telepon dalam malam penggalangan dana,Jumat (14/8). Acara amal ini bisa mengumpulkan bantuan sebesar USD350 juta (Rp3,5 miliar).

Komunitas internasional juga tidak ketinggalan mengulurkan dana. Total sudah ada bantuan sebesar USD2 juta (Rp20 miliar) dari dunia internasional serta USD50.000 (Rp500 juta) dari Paus Benediktus XVI. Puluhan helikopter melanjutkan proses penyelamatan korban yang terjebak di pegunungan dan jurang.

Helikopter itu mengirimkan bantuan makanan dan air bersih serta mengangkut korban selamat. Pemerintah di wilayah Taitung memperkirakan ada 3.700 orang yang masih terjebak banjir di sana. Adapun pusat operasi penyelamatan di Chiayi menjelaskan ada 9.000 orang yang masih terperangkap banjir di sana.

Misi penyelamatan masih dipusatkan di daerah Kaohsiung, wilayah yang terparah diterjang banjir. Di sana, pasukan diterjunkan untuk mengevakuasi 2.000 orang lebih. CNN melaporkan, lebih dari 1.300 orang masih terjebak di desadesa terpencil kawasan pegunungan selatan Taiwan. Sebanyak 75 helikopter telah digilir untuk melakukan misi penyelamatan di Kaohsiung, Pingtung,Taitung, dan Chiayi.

Proses penyelamatan masih terkesan lambat karena tim penyelamat terkendala dengan kondisi alam yang masih tidak bersahabat. Hingga kemarin,kabut tebal,hujan lebat, dan medan yang tertutup lumpur dan air menyulitkan tim penyelamat mengangkut bahan bantuan serta korban selamat.

Banjir lumpur pun meratakan banyak daerah di selatan Taiwan, termasuk desa kecil Shiao Lin. Pemerintah yakin ada 200 orang yang masih terjebak banjir lumpur di daerah tersebut. “Seluruh keluarga saya, termasuk kakak saya, meninggal. Hanya satu saudara laki-laki saya yang masih hidup.Lebih dari 10 kerabat kami juga meninggal,hanya tinggal satu orang,” kata penduduk Shiao Ling,LuoYong Ling.

Strategi Penyelamatan

Tim penyelamat masih menentukan strategi penyelamatan. Mereka masih menyelidiki apakah lumpur yang meratakan desa itu sudah cukup stabil untuk dilintasi ekskavator. Alat berat itu penting untuk pencarian jenazah korban yangtertimbunlumpurdiShiaoLin. Chen Chiu Lian, 76, tinggal di Shiao Lin bersama cucunya yang masih berusia belasan tahun,Wang Hsin Hong.

Dia menggambarkan situasi saat topan menerjang desa mereka. “Saya baru saja selesai makan. Cucu saya sedang tidur. Hujan lebat mengguyur desa kami. Air bah kemudian masuk ke rumah kami.Hari berikutnya,hujan terus mengguyur deras,”katanya. “Rumah kami jadi seperti perahu.Air bah seperti samudera.

sumber : sindo
»»  READMORE...

Hamas Tumpas Kelompok Berhaluan ke Al Qaedah

Sunday, 16 August 2009

KOTA GAZA - Hamas menumpas sebuah kelompok yang terinspirasi Al Qaeda dalam baku tembak berjam-jam di Gaza, Sabtu (15/8). Sedikitnya 24 orang tewas dalam penggerebekan itu termasuk pemimpin kelompok Islamis radikal tersebut.

Abdul-Latif Moussa meninggal dalam sebuah ledakan, kata para pejabat setempat, tetapi tidak jelas apakah dia yang meledakkan diri.

Pada hari Jumat (14/8), Hamas yang menguasai Jalur Gaza, melancarkan operasi penggerebekan
berdarah terhadap kelompok bernama Jund Ansar Allah itu, setelah kelompok tersebut menyatakan Gaza sebagai sebuah "Emirat Islam". Banyak orang yang terluka dalam serangan di sebuah masjid di Rafah dekat perbatasan dengan Mesir itu.

Pertempuran berlangsung selama tujuh jam dan berakhir sekitar tengah malam pada hari Jumat. Para pengikut kelompok itu mengatakan, Abdul Latif-Moussa meledakkan diri di tengah kerumunan polisi Hamas, tetapi Hamas menyangkalnya.

Enam pejuang Hamas, termasuk seorang komandan senior, dan seorang warga sipil, tewas. Orang-orang lainnya yang tewas adalah para anggota Jund Ansar Allah. Sekitar 120 orang luka-luka dan sebagian dalam kondisi kritis, demikian dilaporkan wartawan BBC Rushdi Abu Alouf.

Baku tembak terjadi setelah dalam ceramah Jumatnya Abdul-Latief Moussa mendeklarasikan Gaza sebagai sebuah "Emirat Islam", diikuti oleh ratusan pendukungnya. Para saksi mata mengatakan ratusan pejuang dan polisi Hamas kemudian menyerbu masjid tempat para pengikut ulama radikal itu bertahan. Mereka menembakkan granat berpeluncur roket.

Hamas mengatakan satu granat yang ditembakkan dari masjid itu menewaskan seorang pejuang mereka. Korban jiwa lainnya adalah orang-orang bersenjata, dan seorang anak juga terbunuh.

Abdul-Latif Moussa, dan para pendukung bersenjata sebelumnya bersumpah akan bertempur sampai mati ketimbang menyerahkan penguasaan masjid itu kepada Hamas. Jund Anshar Allah menjadi terkenal dua bulan lalu ketika mereka melancarkan serangan tetapi gagal terhadap pintu perbatasan antara Gaza dan Israel.

Kelompok itu sangat kritis terhadap Hamas. Mereka mengatakan kelompok Hamas yang dianggap ekstrem itu masih kurang ekstrem. Di masa lalu Hamas menindak tegas kelompok-kelompok yang berbau Al Qaedah.

sumber :Tribun kaltim
»»  READMORE...
 
 
 

About Me

My Photo
Ernesto Silangen
samarinda, kalimantan timur, Indonesia
View my complete profile

Followers

 
Copyright © Mahakam News