Showing posts with label demo. Show all posts
Showing posts with label demo. Show all posts

Aksi Penolakan FPI di Balikpapan

Monday, 20 February 2012


Aksi penolakan terhadap Front Pembela Islam (FPI) di Kalimantan terus meluas. Beberapa ormas yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kalimantan Bersatu menggelar aksi menolak FPI di halaman Balai Kota Balikpapan, Senin (20/2/2012) siang.

Menurut forum tersebut, dalam pernyataan sikap yang khusus ditujukan untuk Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan Ketua DPRD Balikpapan Andi Burhanudin Solong, Indonesia terdiri dari banyak suku, bahasa, ras, dan agama. Masyarakat di Kalimantan cinta damai, cinta persatuan dan kesatuan, dan FPI akan dapat merusak kebersamaan tersebut.

Apabila FPI tidak membubarkan diri dari Kalimantan secara sukarela, maka segenap elemen di Kalimantan akan mengambil sikap dan tindakan yang tegas demi terciptanya kerukunan umat beragama di Kalimantan dan NKRI. "Polisi jangan takut menindak kelompok yang anarkis, kata Bayer Gabriel, koordinator aksi.

Syaiful Bachri, Kepala Kesatuan Bangsa Polisi Pamong Praja (Kesbangpol) Balikpapan mengatakan, keinginan forum tentu dipertimbangkan. Ia menegaskan, saat ini, FPI belum terdaftar di kesbangpol Balikpapan.

Selama aksi berlangsung, puluhan polisi berjaga.



sumber: Tribun Kaltim
»»  READMORE...

Ini adalah seruan Habib Rizieq pasca FPI di tolak Masyarakat Adat Dayak Kalteng

Insiden penolakan kedatangan empat delegasi Front Pembela Islam (FPI) oleh ratusan masyarakat adat Dayak, di Bandara Cilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (11/2/2012) Februari 2012 kemarin, langsung direkasi oleh Ketua FPI, Habib Rizieq.


Mendengar delegainya dilarang menginjakan kaki di Kalimantan Tengah, Habib Rizieq langsung menyebar seruan kepada seluruh anggota FPI.


Berikut isi seruan atas nama Ketua FPI Habib Rizieq yang disebarkan kemarin :
INFO PENTING & GENTING dari DPP FPI : Sabtu 11 Feb 2012 jam 10 pagi, Delegasi FPI : Sekjen, Wasekjen, Ketua Bid. Da’wah & Panglima LPI, (Ketum tdk ikut krn sakit), DIKEPUNG dlm pesawat Sriwijaya oleh ratusan Dayak BERIKAT KEPALA MERAH yg masuk ke landasan dan ribuan Dayak di luar Bandara Cilik Riwut Palangkaraya – Kalteng, tanpa alasan yg jelas. Ketum FPI di Jkt langsung informasikan ke Mabes Polri. Akhirnya, Polri yg bertugas & Kapten pesawat BERINISIATIF terbangkan delegasi FPI dg pesawat yg sama ke Banjarmasin utk KEAMANAN. DPP FPI memberikan APRESIASI kpd Polri & Kapten Pesawat beserta Crewnya. Sbg catatan : Gubernur Kalteng TERAS NARANG punya hubungan SANGAT BURUK dg FPI. Dua hari lalu, via media lokal YANSEN BINTI kerabat Gub.Kalteng tebar ANCAMAN thd FPI, dan Kapolda Kalteng beri pernyataan tdk mau bertanggung-jawab. Diduga ada OKNUM yg mainkan kejelekan hub. tsb utk PROVOKASI Dayak dg tujuan ADU DOMBA. DPP FPI meminta kpd Menkopolhukkam, Mendagri, DPR RI dan Kapolri serta instansi terkait lainnya, utk USUT TUNTAS kasus tsb serta periksa Gub.Kalteng, Kapolda Kalteng dan YANSEN BINTI dkk ttg dugaan keterlibatan mereka dlm TINDAK KEJAHATAN yg berpotensi timbulkan KONFLIK HORISONTAL serta mengancam stabilitas NKRI. Instruksi DPP FPI : Segenap LASKAR DAYAK MUSLIM FPI se Kalimantan jangan terprovokasi & harus segera lakukan klarifikasi, sosialisasi & konsolidasi utk antisipasi segala bentuk agitasi. Selama ini hub. FPI & Dayak (muslim / non muslim) SANGAT BAIK, bahkan sebulan lalu Delegasi Dayak Kalteng dari berbagai agama mendatangi DPP FPI minta bantuan utk hadapi AROGANSI Gub.Kalteng & Kapolda Kalteng ttg KONFLIK AGRARIA spt Kasus Mesuji – Lampung. Jaga persatuan Dayak, hantam pengadu-domba, lawan penindas rakyat ! Sebarkan ! (Hb.Rizieq).
————-
Seperti diberitakan sebelumnya, Masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah menolak jika Front Pembela Islam (FPI) beraktivitas di Kalteng. Mereka juga menolak kehadiran pendiri FPI Habib Rizieq yang akan mengadakan tablig akbar di Palangkaraya, Kalteng, Minggu (12/2/2012) malam.


Wakil Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng Lukas Tingkes di Palangkaraya, Sabtu (11/2/2012), mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng agar melarang pembentukan FPI.



Keberadaan organisasi massa tersebut dikhawatirkan membuat masyarakat tak tenang. Lukas mengatakan, pihaknya akan menurunkan spanduk yang berkaitan dengan FPI dan acara Habib Rizieq di Kalteng. Penurunan tidak dilakukan dengan cara yang anarki. “Tidak dengan kekerasan,” ujarnya.


Ketua Gerakan Pemuda Dayak Kalteng Yansen Binti mengatakan, ia mendapatkan informasi bahwa pembentukan FPI di Kalteng akan dilakukan setidaknya di Palangkaraya, serta Kabupaten Kapuas dan Kotawaringin Timur. Organisasi massa tersebut dicemaskan dapat memicu konflik.


sumber: Kompas forum
»»  READMORE...

Warga Dayak Kalteng,Tolak FPI



Ratusan warga Dayak di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (11/2/2012) berkumpul di Bundaran Besar Palangkaraya, untuk pembentukan Barisan Pertahanan Adat Dayak Kalimantan Tengah.
Sehari sebelumnya, ratusan warga Dayak Palangkaraya, Kalteng ini juga berkumpul di Rumah Betang yang ada di kompleks Kantor Gubernur Kalteng untuk menyuarakan aspirasi mereka melalui dewan adat dayak daerah Kalteng, didalam menolak rencana pembentukan Front Pembela Islam (FPI) di provinsi ini.
Ratusan warga dayak yang datang ke bundaran tersebut, mengenakan pengikat kepala berwarna merah, sebagian mereka juga menggunakan baju bermotif khas Dayak Kalteng serta berteriak khas teriakan orang Dayak.
Setelah mendekrasikan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat mereka ngeluruk ke Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya.
Kedatangan Para Pemuda Dayak Kalteng ke Bandara Tjilik Riwut ini, mau mencekal kedatangan Habib Risiq pemimpin tertinggi Front Pembela Islam (FPI) yang akan datang ke Palangkaraya untuk melantik pengurus FPI di Kalimantan Tengah, Palangkaraya.
Para Pemuda Dayak yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (GPDI) Kalteng ini menyatakan menolak keras rencana pengukuhan FPI di Palangkaraya tersebut, sehingga sejak Jumat kemarin hingga saat ini mereka berkumpul untuk melakukan penolakan.

sumber: tribunnews.com
»»  READMORE...

FPI ditolak.Munarman: Partai Demokrat layak di bubarkan dan bukan FPI

Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman menuding Ulil Abshar Abdalla terus berupaya membubarkan FPI. Tidak lagi menggunakan Jaringan Islam Liberal, Ulil mencoba membubarkan FPI melalui wadah Partai Demokrat.
Atas upaya Ulil tersebut, Munarman justru balik mendesak Partai Demokrat untuk dibubarkan. Alasannya, petinggi partai ditengarai terlibat korupsi di sejumlah proyek APBN.
"Melalui Ulil, Partai Demokrat berupaya agar FPI untuk dibubarkan. Yang layak dibubarkan itu Partai Demokrat, karena para petingginya, Nazaruddin sampai Ketua umumnya Anas Urbaningrum diduga melakukan korupsi. Jadi Demokrat yang dibubarkan karena terindikasi partai korupsi, bukan FPI," kata Munarman kepada tribun, Sabtu (18/2/2012).
Munarman mengaku, FPI bersama elemen lain sudah beberapa kali melakukan aksi di depan rumah Anas Urbaningrum di Duren Sawit. Bahkan, Munarman mengaku juga melakukan aksi di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar menangkap Anas.

sumber:Tribun news.com
»»  READMORE...
 
 
 

About Me

My Photo
Ernesto Silangen
samarinda, kalimantan timur, Indonesia
View my complete profile

Followers

 
Copyright © Mahakam News